pendemi tagged posts

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Ditengah Pendemi Covid

Dari beberapa tips pada atas, bisa disimpulkan bahwa kunci dalam menjaga kesehatan tubuh fisik dan mental merupakan mengenali diri sendiri, sok terorganisir, dan disiplin! Walaupun kedengarannya klise, kamu benar-benar harus punya prioritas, kesibukan yang teratur, dan teras dalam mengerjakan sesuatu.

Bisa saja jadi carrier alias orang tanpa gejala dan OTG ini banyak ditemukan di Indonesia. Terima kasih telah membantu tenaga kesehatan yang bukan mampu mudik tahun ini.

bagi saya sendiri, olehkarena itu di rumah saya hendak bertemu suami, anak, serta ibu saya yang umurnya sudah 76 tahun. Jikalau saya tidak menjalankan protokol kesehatan dan saya tertular, saya kemungkinan besar siap menularkan virus ini ke mereka dan belum tetap kekuatan tubuh mereka dapat melawan virus ini. Sosialisasi terkait protokol pencegahan virus covid-19 ini sudah dijalani jauh-jauh hari. Tetapi, mayoritas masyarakat sudah menjalankan aturan tersebut, sepertinya belum. Dibanding observasi yang dr. Indra Yovi sampaikan, per pertengahan Mei ini hanya 24% masyarakat Riau yang menggunakan masker ketika keluar graha. Belum termasuk protokol kesejukan lainnya, seperti jaga sela, cuci tangan dengan sabun, keluar rumah bila berarti, dan lainnya. Kami nun berada di dalam rezim pun terkadang lupa buat menjaga jarak ketika berlaku.

Dengan begitu, kamu nggak bakalan stress, karena kegiatan kamu jadi lebih terorganisir. Tanpa lupa juga untuk rutin mengkonsumsi makanan bergizi, berolahraga rutin, dan istirahat yang cukup ya, gaes. Bila excellent people tidak memiliki masalah kesehatan mental namun penuh dengan kecemasan ataupun kekhawatiran terhadap Covid-19, tanpa berlarut. Mari kita temukan kebahagiaan kita, membaca kisah inspiratif atau melihat foto orang-orang yang bekerja daripada rumah dengan segala tolakan dan keseruannya mungkin mampu menjadi alternative yang dapat dipilih.

Demi kita pelajari bahwa lonjakan tajam kasus covid-19 dalam Tiongkok terjadi setelah banyak masyarakatnya yang mudik di dalam hari raya Imlek. Percayalah, di saat anda mau keluar rumah untuk hal yang tidak penting, getah perca tenaga kesehatan justru mau kembali ke rumah untuk bertemu keluarganya. Dengan tampak rumah tanpa alasan nun penting dan tanpa menunaikan protokol kesehatan, sama aja kita membuat pandemi ini semakin lama dan sama saja menyakiti masyarakat yang ekonominya terdampak karena pandemi. Dengan kesadaran dari muncul sendiri ini, kita mampu bekerja di tengah pandemi ini. Saya dan teman-teman lainnya yang tetap beraktifitas di luar rumah mesti sadar menggunakan masker, piara jarak, dan cuci tangan.

Ya, masing-masing dibanding kita tentu memiliki kebisingan atau kecemasan terhadap orang2 terdekat, sedari keluarga, kolega, hingga tetangga rumah. Akan tetapi terlepas dari itu semua, kesehatan mental kita merupakan sesuatu yang perlu kalian prioritaskan bahkan jika memang diperlukan jangan ragu buat minta bantuan orang beda. Untuk masyarakat yang tidak mudik tahun ini, Pemprov Riau mengapresiasi penuh. Dikau tidak mudik karena cinta dengan keluarga anda, tidak karena tidak rindu & hal lain. Terima kasih karena telah sadar meski pun anda sehat, belum pasti anda negatif covid-19 serta tidak dapat menulari orang2 lain.

Read More